SURABAYAKABARMETRO.COM, GRESIK -Kasus kekerasan dalam dunia pendidikan kembali terjadi. Kali ini peristiwa itu terjadi di Menganti, Gresik.
Seorang guru SD di Menganti dilaporkan oleh SP orang tua murid ke polisi. Penyebabnya, sang guru telah menampar muridnya sebanyak empat kali.
Tepatnya, pada bagian pipi. Yaitu, bagian pipi kanan, dan pipi kiri. Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, penamparan itu dilakukan saat jam istirahat, dan di depan para siswa lainnya.
Hal itu kemudian diketahui SP saat sang siswa pulang sekolah. Orang tua siswa itu kemudian mendatangi sekolah, karena tidak terima anaknya mendapatkan perlakuan semacam itu.
Tujuannya untuk meminta klarifikasi. Saat berada di sekolah, RM ditemui oleh kepala sekolah. Sedangkan, guru yang diduga melakukan penganiayaan terhadap muridnya itu tak terlihat sama sekali.
Niatan SP yang ingin menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan akhirnya berubah. SP mengangap sang guru tidak memiliki itikad baik. Sehingga, SP melaporkannya ke polisi, dan sang anak juga menjalani visum.
Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hepi mengatakan akan memanggil sejumlah saksi.
“Kami akan memanggilnya besok (hari ini),” kata Ipda Hepi Kamis (20/10/2022). (surabayakabarmetro.com)




