Berita Ekonomi Jawa Timur Surabaya Utama

Fastpay Jadi Strategi Canggih Pemilik Warung Madura Naikkan Omzet, Siap Saingi Raksasa Minimarket

Fastpay Jadi Strategi Canggih Pemilik Warung Madura Punya Naikkan Omzet, Siap Saingi Raksasa Minimarket (istimewa/ surabayakabarmetro.id)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA– Pemilik warung Madura ternyata memiliki strategi khusus untuk menaikkan omzet.

Bahkan, mereka juga siap bersaing dengan para raksasa minimarket.

Fastpay merupakan rahasia pemilik warung Madura tersebut.

Sejak awal, warung Madura memang dikenal sebagai warung yang selalu buka 24 jam.

Bahkan pada hari-hari besar seperti Lebaran pun mereka tetap buka.

Namun, tentunya selain Warung Madura, ada banyak toko-toko kelontong lain yang juga menjual sembako hingga kebutuhan lainnya dari masyarakat.

Belum lagi adanya minimarket yang juga menjual berbagai produk, baik sembako maupun produk digital.

Hal ini membuat Warung Madura harus tetap punya strategi untuk bertahan di tengah persaingan pasar.

Dari segi kelengkapan barangnya, Warung Madura tidak kalah dengan toko kelontong maupun minimarket pada umumnya.

Apalagi beberapa Warung Madura juga menjadi lokasi pembelian bahan bakar kendaraan bermotor (pom mini).

Rosidin, pemilik Warung Madura Toko Hamdalah menuturkan, perlu ada strategi untuk menarik perhatian pelanggan.

“Ya ramah dengan pelanggan dan jangan lupa senyum juga. Tawarkan promo juga bisa, sama sekarang kan juga gabung Fastpay,” ujarnya, Senin 25 Maret 2024.

Alasan Rosidin bergabung jadi Mitra Fastpay adalah untuk menambah jumlah produk yang bisa dijual.

Sejak menjadi Mitra Fastpay, pendapatan Warung Maduranya meningkat.

“Sejak gabung Fastpay, omzet meningkat alhamdulillah. Yang paling banyak itu orang bayar listrik, DANA. Inginnya sih saya nanti punya EDC juga biar lebih mudah untuk layani pelanggan, kan bisa juga beli EDC di Fastpay,” ungkapnya.

Mendapati omzet warungnya meningkat, Rosidin pun merasa sangat senang dan bersyukur karena ia tetap bisa menjalankan usahanya.

Bahkan ia juga bisa mempekerjakan orang lain untuk bergantian menjaga warungnya yang buka 24 jam.

Layanan Fastpay yang lengkap bisa jadi cara untuk meningkatkan omzet karena ada banyak produk digital yang tersedia di Fastpay.

“Warung Madura ini kan lagi hype sekarang, nah kita tentu ingin warung-warung lokal ini berkembang mengikuti tren. Sekarang kan apa-apa bayarnya online. Bayar listrik, beli tiket perjalanan, sampai bahkan bayar pajak juga bisa online. Nah yang online ini harus dimanfaatkan biar pendapatan mereka (pemilik warung) bisa semakin meningkat,” ujar Direktur Marketing Fastpay, Suroto.

Terkait dipilihnya Fastpay, Vice President Fastpay, Adigdha Kholif mengaku bangga pihaknya menjadi bagian dari pengembangan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya, sebab keberadaan Warung Madura tidak hanya menjadi pelengkap kebutuhan masyarakat, tapi bisa menjadi wujud pengembangan ekonomi lokal masyarakat.

“Kami tentu bangga bisa jadi bagian dari pengembangan Warung Madura. Dengan layani pembayaran produk digital, Warung Madura tidak kalah dengan minimarket populer,” ungkap Adigdha Kholif.

Ke depan, menurut Adigda, pihaknya akan menjalin banyak kerja sama dengan pemilik Warung Madura lain.

“Kami edukasi mereka tentang transaksi digital, agar mereka juga bisa jadi agen pembayaran,” tambah Adigdha. (surabayakabarmetro.id)

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi