SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA– Inilah respon anggota Komisi E DPRD Jatim soal Beasiswa Pra Sejahtera di Surabaya.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, menyebut beasiswa itu mampu memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Cahyo menyebut program beasiswa Pra Sejahtera menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.
“Kami Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur sangat mengapresiasi komitmen Pemprov Jatim dalam meningkatkan kualitas SDM kita melalui penyaluran Beasiswa Pra Sejahtera, khususnya di Kota Surabaya,” kata Cahyo, Jumat (26/12/2025).
Ketua DPC Gerindra Surabaya menyebut, saat ini sekitar tiga ribuan murid di Surabaya telah menerima manfaat dari program tersebut. Menurut dia, jumlah ini mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap anak-anak dari keluarga pra sejahtera agar tetap bisa mengenyam pendidikan.
“Total ada sekitar tiga ribuan murid yang menjadi penerima manfaat dari Beasiswa Pra Sejahtera ini,” ujar politisi muda penghobi sepakbola ini.
Cahyo menilai pelaksanaan program dari sisi teknis sudah berjalan baik, termasuk besaran bantuan yang diberikan. Menurut dia, nominal yang diterima siswa mampu membantu penguatan ekonomi keluarga dan mempermudah akses pendidikan.
“Secara teknis, nominal satuan yang diberikan kepada penerima manfaat sudah cukup membantu penguatan ekonomi dan kemudahan akses pendidikan bagi anak-anak kita,” tutur alumnus FH Universitas Airlangga Surabaya ini.
Selain nominal bantuan, Komisi E DPRD Jatim juga mencermati efektivitas serta ketepatan sasaran penerima manfaat. Cahyo menilai akurasi data menjadi kunci agar program benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
“Kami juga melihat bagaimana efektivitas dan ketepatan penerima manfaat, dan sejauh ini data penerima manfaat sudah sangat baik,” kata dia.
Menurut Cahyo, Beasiswa Pra Sejahtera tidak boleh dipandang sebagai bantuan jangka pendek semata, melainkan investasi jangka panjang pembangunan manusia. Dia menegaskan bahwa keberlanjutan program ini penting agar anak-anak tidak terputus pendidikannya karena faktor ekonomi.
“Beasiswa ini bukan hanya soal bantuan biaya sekolah, tapi tentang menjaga anak-anak kita tetap berada di bangku pendidikan dan tidak putus sekolah karena alasan ekonomi,” ucap dia.
Cahyo juga mendorong agar ke depan Beasiswa Pra Sejahtera terintegrasi dengan pendampingan pendidikan dan penguatan karakter. Dengan pendekatan tersebut, manfaat yang diterima tidak hanya bersifat material, tetapi juga meningkatkan daya saing generasi muda.
“Kalau bisa, ke depan beasiswa ini diikuti pendampingan dan pembinaan, sehingga anak-anak kita tidak hanya terbantu secara ekonomi, tapi juga tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing dan berkarakter,” ujar Cahyo.
Cahyo menegaskan, sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota perlu terus diperkuat agar program berjalan optimal. Dia memastikan Komisi E DPRD Jatim akan terus mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar tepat sasaran.
“Kami akan terus mengawal agar Beasiswa Pra Sejahtera betul-betul diberikan kepada anak-anak yang membutuhkan dan mampu meningkatkan kualitas SDM Jawa Timur,” pungkas di. (surabayakabarmetro.id)




