SURABAYAKABARMETRO.COM, GRESIK– UPT SDN 236 Gresik yang ada di Randupadangan, Menganti diserbu netizen di Google.
Netizen memberikan ulasan buruk atau bintang 1 UPT SDN 236 Gresik di Google, pada Sabtu 16 September 2023.
Rating sekolah tersebut hanya bintang 1,2.
Sejumlah netizen memberikan komentar bernada negatif.
Misalnya, akun Angga Ari Andika.
“Mata balas mata!!” tulis akun tersebut.
Ada juga akun Yulia Erawaty yang menuliskan komentarnya.
“Jangan bergabung dgn sekolah yg mendukung bullying. Pelaku masih SD, bagaimana memang pola asuh dan pola didik keluarganya, sampai punya anak sejahat itu ?” tulis akun tersebut.
Selain menyerbu akun UPT SDN 236 Gresik, mereka juga memberi ulasan buruk lainnya di Google ke sebuah nama yang mengatasnamakan SDN Randu Padangan.
“Sekolah kok menutup-nutupi kasus dan melindungi pelaku. Aneh. Tegakkan keadilan sedari Sekolah Dasar. Mau jadi apa Anak didiknya nanti kalo sekolah aja tidak bisa mengajarkan moral dan keadilan pada anak didiknya!,” tulis akun bernama Akbar Rosyid.
“Sekolah tdk transparan dan seolah menutupi kasus bullying. Sudah jelas bgmn kualitas para tenaga pendidiknya,” tulis akun bernama Afif Abdurrahman Hilmi.
Ulasan buruk dari netizen itu terkait kasus yang terjadi di sekolah itu, yaitu seorang siswi yang buta permanen karena dicolok matanya pakai tusuk pentol oleh kakak kelas.
Siswi kelas 2 SD berinisial SA (8) itu dicolok seusai dipalak.
Terkait hal ini, Samsul Arif ayah korban tak terima.
Dia lalu meminta rekaman CCTV sekolah.
Sayang pihak sekolah terkesan kurang kooperatif.
Bahkan, saat Samsul mendatangi sekolah meminta rekaman CCTV untuk mencari keberadaan pelaku pemalakan di sekolah, juga dipersulit.
Oleh karena itu, Samsul melaporkan kasus ini ke Polres Gresik.
Terkait hal ini, Kepala Sekolah UPT SD 236 Gresik Umy, Latifah ogah merespon seusai ditemui di sekolah.
Bahkan, Umy langsung berjalan menghindari wartawan.
Seketika itu dia berhenti dan mengacungkan jari.
“Saya punya hak untuk tidak berbicara,” jawabnya sinis. (surabayakabarmetro.com)




