Berita Jawa Timur Surabaya Utama

Sesar Surabaya-Madura kembali Viral, Sebenarnya Apa Itu Sesar?

Sesar Surabaya-Madura kembali Viral, Sebenarnya Apa Itu Sesar? (istimewa/ unsplash)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Sesar Surabaya kembali menjadi perbincangan setelah informasi mengenai sesar aktif di kawasan Surabaya-Madura ramai beredar di media sosial.

Istilah seperti “sesar aktif” dan “patahan” pun ikut muncul dalam berbagai pembahasan.

Tapi sebenarnya, apa itu sesar dan mengapa keberadaannya berkaitan dengan gempa bumi? Sesar atau patahan merupakan zona pada kerak bumi tempat batuan mengalami pergeseran. Pergerakan tersebut bisa berlangsung secara perlahan maupun tiba-tiba.

Ketika terjadi secara mendadak dan melepaskan energi yang besar, pergerakan pada sesar dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya gempa bumi.

Keberadaan sesar sendiri bukan sesuatu yang aneh. Indonesia memiliki kondisi geologi yang cukup kompleks karena berada di wilayah pertemuan beberapa lempeng bumi.

Pergerakan lempeng membuat kerak bumi terus mengalami tekanan dan perubahan. Dalam proses tersebut, terbentuk berbagai zona patahan yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Karena itu, keberadaan sesar tidak selalu berarti sebuah wilayah sedang mengalami gempa atau gempa akan segera terjadi. Sesar merupakan bagian dari kondisi geologi yang memang terus dipelajari untuk mengetahui potensi sumber gempa di suatu daerah.

Informasi tersebut kemudian dapat digunakan sebagai salah satu bahan dalam upaya mengurangi risiko bencana.

Surabaya sebenarnya sudaj lama menjadi topik pembahasan mengenai keberadaan sesar. Pada tahun 2018, BMKG menjelaskan bahwa wilayah Surabaya berada di jalur zona Sesar Kendeng. BMKG juga mencatat adanya gempa bumi yang sangat merusak yang terjadi di Surabaya pada tahun 1867, dan gempa tersebut dihubungkan dengan jalur Sesar Kendeng.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai kondisi geologi Surabaya bukan sesuatu yang baru muncul setelah ramai di media sosial.

Keberadaan zona sesar di sekitar Surabaya sudah menjadi bagian dari kajian kebumian dan kebencanaan. Hanya saja, informasi mengenai hal tersebut kini lebih mudah diketahui masyarakat karena penyebarannya dapat berlangsung cepat melalui media sosial.

Baru-baru ini, pembahasan tersebut kembali muncul setelah beredar informasi mengenai sesar aktif yang disebut melintasi kawasan Surabaya hingga Madura.

Informasi yang beredar kemudian membuat masyarakat penasaran mengenai jalur sesar tersebut dan kaitannya dengan potensi gempa di Surabaya dan wilayah sekitarnya.

Ramainya pembahasan ini juga memperlihatkan bagaimana informasi mengenai bencana dapat menyebar dengan cepat di media sosial.

Satu informasi bisa berpindah dari satu akun ke akun lainnya dalam waktu singkat, sementara konteks ilmiahnya belum tentu ikut disampaikan secara lengkap.

Akibatnya, istilah seperti “sesar aktif” bisa dengan mudah menimbulkan kekhawatiran jika dipahami sebagai tanda bahwa gempa akan segera terjadi.

Padahal, informasi mengenai sesar lebih berkaitan dengan kondisi dan potensi suatu wilayah.

Keberadaan sesar aktif menunjukkan adanya kemungkinan sumber gempa, tetapi bukan berarti gempa tertentu pasti terjadi dalam waktu dekat. Karena itu, informasi mengenai sesar sebaiknya tidak langsung diartikan akan terjadi dalam waktu singkat.

Bagi masyarakat, mengetahui kondisi geologi di sekitar tempat tinggal justru bisa menjadi bagian dari kesiapsiagaan. Informasi tersebut dapat membantu masyarakat memahami bahwa setiap wilayah memiliki kondisi dan potensi kebencanaan yang berbeda.

Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat lebih siap tanpa harus merasa takut setiap kali mendengar informasi mengenai sesar.

Munculnya kembali pembahasan tentang sesar di Surabaya juga menjadi pengingat bahwa kondisi di bawah permukaan kota masih terus dipelajari.

Pengetahuan mengenai sesar bukan hanya penting bagi peneliti atau pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

BMKG jga mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi informasi mengenai sesar aktif Surabaya-Madura yang beredar di media sosial.

Informasi mengenai sesar sebaiknya disikapi dengan bijak dan tidak menimbulkan ketakutan. Masyarakat dapat menjadikan informasi tersebut sebagai pengetahuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa.

Jadi, ketika istilah “sesar Surabaya” kembali ramai dibicarakan, yang perlu diperhatikan bukan hanya seberapa besar potensi gempanya, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dipahami. Sesar memang menjadi bagian dari pegerakan bumi dan juga berkaitan dengan gempa, tetapi dengan adanyaa sesar tersebut bukan berarti masyarakat harus hidup dalam kepanikan.

Yang lebih penting adalah memahami informasinya, melihat sumber yang terpercaya, dan tetap tenang dalam menyikapinya, masyarakat juga dapat menjadikan informasi tersebut sebagai pengetahuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Nova Yulia

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi