Berita IDEAS Surabaya Utama

Kebiasaan Berkendara yang Wajib Diperhatikan Supaya Selamat di Jalan dan Terhindar dari Kecelakaan Lalu Lintas

Kebiasaan Berkendara yang Wajib Diperhatikan Supaya Selamat di Jalan dan Terhindar dari Kecelakaan Lalu Lintas (surabayakabarmetro.id/ Anisah RA)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Berkendara di jalanan sudah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

Terlebih di kota besar seperti Surabaya.

Namun, padatnya aktivitas di jalan juga membuat pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan.

Satu kesalahan kecil seperti menerobos lampu merah, menggunakan ponsel saat berkendara, atau terburu-buru, dapat berujung pada kecelakaan.

Sejumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Surabaya dalam beberapa waktu terakhir kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berkendara.

Keselamatan seharusnya menjadi hal utama setiap kali berada di jalan. Bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lain.

Apa saja kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan agar berkendara lebih aman?

  1. Jangan Berkendara dalam Kondisi Terburu-buru

“biar cepat sampai” sering menjadi alasan pengendara untuk memacu kendaraan lebih kencang. Padahal semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin sedikit waktu yang cukup untuk merespons ketika muncul situasi tidak terduga.

Pengendara sebaiknya mengatur waktu perjalanan sejak awal sehingga tidak perlu terburu-buru mengejar waktu.

Sampai tujuan beberapa menit lebih awal jauh lebih baik daripada mempertaruhkan keselamatan.

  1. Patuhi Batas Kecepatan dan Kondisi Jalan

Kecepatan saat berkendara sebaiknya disesuaikan dengan batas kecepatan yang berlaku pada kondisi jalan.

Jalan yang ramai, licin akibat hujan, banyak persimpangan, atau berada di kawasan pejalan kaki membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi.

Jangan menjadikan jalan yang terlihat sepi sebagai alasan untuk berkendara laju sesuka hati.

  1. Menghindari Penggunaan Ponsel saat Berkendara

Membalas pesan, membuka media sosial, mengambil foto, atau melihat maps sambil berkendara dapat mengalihkan perhatian dari jalan.

Satu notifikasi mungkin hanya membutuhkan beberapa detik untuk dibaca.

Namun, beberapa detik tanpa memperhatikan jalan bisa sangat berisiko.

Jika memang harus menggunakan ponsel, sebaiknya berhenti di tempat yang aman terlebih dahulu.

  1. Gunakan Helm dan Sabuk Pengaman

Bagi pengendara sepeda motor, helm bukan sekadar pelengkap berkendara. Gunakan helm yang sesuai standar dan pastikan terpasang dengan benar.

Sementara, pengemudi dan penumpang mobil perlu menggunakan sabuk pengaman selama perjalanan.

Kebiasaan sederhana tersebut merupakan salah satu bentuk perlindungan Ketika terjadi kecelakaan.

  1. Jangan Menerobos Lampu Merah

Persimpangan jalan menjadi salah satu titik yang perlu diperhatikan. Keinginan untuk menghemat waktu dengan menerobos lampu merah justru dapat membahayakkan diri sendiri maupun pengguna jalan dari arah lain.

Tunggu sampai lampu lalu lintas berubah sesuai aturan. Jangan menganggap jalan terlihat kosong sebagai izin untuk menerobos sesukanya.

  1. Jaga Jarak dengan Kendaraaan Lain

Terlalu dekat dengan kendaraan lain membuat pengendara memiliki waktu yang sangat sedikit untuk bisa melakukan pengereman ketika kendaraan tersebut tiba-tiba berhenti.

Berikan jarak aman yang cukup dan sesuaikan dengan kecepatan serta kondisi jalan.

  1. Jangan Berkendara saat Mengantuk

Mengantuk saat berkendara sering dianggap sepele, terutama Ketika perjalanan hanya tinggal beberapa kilometer.
Padahal rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi dan memperlambat respon pengendara.

Jika dirasa mulai mengantuk, jangan memaksakan diri. Cari tempat yang aman untuk berhenti dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

  1. Perhatikan Pengguna Jalan Lain

Jalan bukan hanya milik kendaraan bermotor.

Terdapat pejalan kaki, pesepeda, kendaraan umum, hingga pengguna jalan lain.

Pengendara perlu memperhatikan lingkungan sekitar, terutama ketika melewati sekolah, pasar, pemukiman, halte, persimpangan, dan Kawasan yang ramai aktivitas masyarakat.

Memberikan ruang dan mengurangi kecepatan pada kondisi tertentu dapat membantu menciptakan perjalanan yang lebih aman.

  1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Baik

Keselamatan tidak hanya bergantung pada kemampuan pengemudinya.

Kondisi kendaraan juga perlu diperiksa secara rutin. Rem, ban, lampu, spion, klakson, dan komponen lainnya perlu dipastikan berfungsi dengan baik.

Sebelum melakukan perjalanan jauh, pemeriksaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko masalah kendaraan di tengah perjalanan.

Pulang dengan selamat lebih penting daripada cepat
Berkendara memang sudah menjadi bagian rutinitas masyarakat. Namun, rutinitas tersebut jangan sampai membuat keselamatan dianggap sebagai sesuatu yang biasa.

Tidak perlu menunggu mengalami kecelakaan untuk mulai berhati-hati.

Mengurangi kecepatan, menggunakan helm dan sabuk pengaman, menjaga jarak, tidak menggunakan ponsel, serta mematuhi aturan lalu lintas merupakan kebiasaan sederhna yang harus kita sebagai pengendara lakukan setiap hari.

Tujuan berkendara bukan sekadar sampai di tempat tujuan, yang paing penting adalah bisa sampai dengan selamat. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Anisah RA

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi