Berita IDEAS Kesehatan News Tech Tekno Utama

Kamu Sulit Berhenti Scroll Media Sosial? Hati-hati, Bisa Jadi Kamu Kena Fenomena Doomscrolling

Kamu Sulit Berhenti Scroll Media Sosial? Hati-hati, Bisa Jadi Kamu Kena Fenomena Doomscrolling (Unsplash)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Pernakah kamu berniat membuka media sosial hanya selama lima menit?

Tetapi tanpa sadar sudah menghabiskan waktu hampir berjam-jam.

Awalnya hanya ingin melihat satu video atau membuka satu unggahan, tetapi jari terus menggulir layar ponsel hingga tidak terasa waktu berlalu.

Kebiasaan mengggulir media sosial secara terus menerus terutama untuk melihat informasi negative, mengkhawatirkan, bahkan membuat cemas dikenal dengan istilah doomscrolling.

Fenomena ini tidak selalu berarti seseorang hanya membaca berita buruk.

Doomscrolling juga terjadi letika seseorang terus mencari informasi mengenai suatu peristiwa yang sedang membuat penasaran atau cemas.

Misalnya ketika terjadi sebuah peristiwa besar, seseorang mungkin awalnya hanya ingin mengetahui informasi terbaru.

Setelah mendapatkan satu berita, muncul rasa ingin tahu untuk mencari informasi lainnya untuk perlu mengetahui perkembangan terbaru.

Tanpa disadari aktivitas tersebut berlangsung cukup lama.

Ketika muncul kabar mengenai bencana, kecelakaan, atau peristiwa besar lainnya. Seseorang dapat terus memeriksa media sosial untuk mencari perkembangan terbaru.

Semakin banyak informasi yang dikonsumsi belum tentu membuat seseorang merasa lebih tenang. Sebaliknya, melihat informasi negative secara terus menerus dapat membuat pikiran semakin penuh dan membuat sulit untuk beristirahat.

Dampaknya Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Doomscrolling jika dilakukan sesekali mungkin terlihat sebagai aktivitas biasa.

Namun, jika menjadi kebiasaan dan sulit untuk dikendalikan dapat menganggu aktivitas lain, seperti menunda pekerjaan, tidur, belajar karena terlalu focus pada layar handphone.

Kebiasaan melihat konten sebelum tidur juga dapat membuat waktu tidur semakin mundur.

Awalnya berniat untuk melihat media sosial selama beberapa menit akhirnya keterusan berlangsung hingga larut malam.

Terlalu banyak mengonsumsi informasi negatif juga dapat mempengaruhi suasana hati.

Setelah berjam-jam meliat berbagai berita dan unggahan yang mengkhawatirkan, seseorang dapat merasa lebih lelah secara mental.

Bagaimana Cara Mengurangi Doomscrolling?

Mengurangi doomscrooling tidak selalu berarti menghapus semua aplikasi media sosial.

Yang terpenting adalah menyadari bagaimana dan kapan baiknya media sosial digunakan.

Salah satu caranya dengan menentukan batas waktu penggunaan media sosial. Mematikan notifikasi yang tidak penting juga dapat dilakukan agar tidak terus terdorong untuk membuka aplikasi.

Menghindari kebiasaan membuka sosial saat merasa bosan juga bisa dilakukan untuk mengurangi doomscrolling. Ketika saat ingin mulai mengambil ponsel, coba lakukan aktivitas lain seperti membaca buku, mendengarkan music, berjalan ke luar rumah, atau mengobrol dengan orang sekitar.

Yang terpenting adalah memperhatikan jenis konten yang dikonsumsi.

Jika terdapat akun atau konten yang justru membuat pikiran semakin penuh dan membuat cemas, pilihlah untuk berhenti mengikuti, membatasi, atau mengurangi interaksi dengan akun tersebut.

Persoalan doomscrolling bukan hanya mengenai seberapa lama seseorang menggunakan media sosial, tetapi juga bagaimana media sosial itu digunakan.

Media sosial dapat menjadi tempat untuk mendapatkan informasi, komunikasi, hiburan. Namun, Ketika kegiatan tersebut dilakukan tanpa kendali, kebiasaan tersebut patut diperhatikan.

Apakah kita sedang menggunakan media sosial, atau justru media sosial yang sedang menggunakan perhatian kita? (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Anisah RA

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi