Berita Humaniora IDEAS Surabaya Tech Tekno Utama

Dulu Dianggap Ketinggalan Zaman, Kini Digicam Jadi Barang Buruan Gen Z, Dari Koleksi hingga Gaya

Dulu Dianggap Ketinggalan Zaman, Kini Digicam Jadi Barang Buruan Gen Z, Dari Koleksi hingga Gaya (istimewa/ unsplash)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Di tengah perkembangan kamera smartphone yang semakin canggih, kamera digital justru kembali menarik perhatian.

Kamera pocket atau digital compact yang sempat ditinggalkan kini mulai dicari lagi, terutama oleh anak muda yang ingin mendapatkan hasil foto dengan karakter berbeda dari kamera ponsel masa kini.

Foto dengan kamera digital jadul memberikan kesan lebih natural dan memiliki suasana seperti dokumentasi kehidupan sehari-hari. Hasilnya tidak selalu terlihat sempurna, tetapi justru terasa lebih spontan.

Kamera smartphone saat ini memang menawarkan banyak kemudahan. Resolusi tinggi, mode malam, HDR, stabilisasi, hingga pemrosesan otomatis membuat foto bisa terlihat semakin jelas dan rapi.

Foto yang terlalu tajam dan bersih terkadang justru dianggap kurang memiliki karakter. Kamera digital jadul menawarkan sesuatu yang berbeda melalui keterbatasan teknologinya. Warna yang sedikit berbeda, pencahayaan flash yang khas, hingga noise pada foto dapat memberikan kesan nostalgia.

Salah satu ciri yang mudah dikenali dari foto kamera digital lama adalah penggunaan flash secara langsung. Pada kondisi minim cahaya, flash dapat membuat wajah dan objek terlihat terang dengan latar belakang yang lebih gelap.

Dulu, hasil seperti ini mungkin dianggap kurang bagus. Kini, gaya tersebut justru sering digunakan untuk mendapatkan tampilan foto yang khas.

Flash yang terang, bayangan yang terlihat jelas, serta warna yang sedikit berbeda dapat menciptakan kesan seperti foto dari era 2000-an.

Gaya tersebut kemudian kembali muncul dalam berbagai unggahan media sosial.

Ketertarikan terhadap kamera digital jadul juga bukan hanya soal hasil foto. Proses menggunakannya memberikan pengalaman yang berbeda.

Berbeda dengan smartphone yang hampir selalu berada di tangan, kamera digital memiliki fungsi yang lebih terbatas. Perangkat tersebut digunakan untuk mengambil foto, kemudian hasilnya dipindahkan dan dilihat kembali.

Keterbatasan ini justru dapat membuat seseorang lebih menikmati proses mendokumentasikan momen. Tidak ada tuntutan untuk langsung mengedit, mengunggah, atau membuat foto terlihat sempurna. Setelah memotret, hasilnya baru bisa dilihat kembali dan dipilih.

Ada pula sensasi tersendiri ketika menemukan foto yang ternyata bagus meskipun saat pengambilan tidak terlalu memperhatikan hasilnya.

Generasi yang tumbuh pada masa kamera digital mulai populer mungkin melihat perangkat tersebut sebagai bagian dari kenangan masa kecil.

Sementara bagi generasi yang tidak mengalaminya secara langsung, kamera digital lama justru menawarkan pengalaman fotografi yang terasa baru.

Fenomena ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi tidak selalu membuat teknologi lama kehilangan nilai. Ketika sesuatu yang lama kembali digunakan, bukan berarti teknologinya dianggap lebih canggih. Karakter dan pengalaman yang ditawarkan justru menjadi bagian dari daya tariknya.

Tren kamera digital bukan berarti kamera smartphone sudah tidak menarik. Keduanya menawarkan pengalaman yang berbeda. Smartphone memberikan kemudahan dan kualitas gambar yang tinggi, sedangkan kamera digital lama menawarkan karakter, keterbatasan, dan nuansa nostalgia.

Mungkin itu sebabnya foto yang dulu dianggap kurang sempurna kini justru kembali dicari. Di tengah keinginan untuk membuat segala sesuatu terlihat lebih rapi, terkadang hasil yang sedikit berantakan justru terasa lebih nyata. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Anisah RA

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi