SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA– Universitas Negeri Surabaya atau UNESA menggelar pelatihan produksi konten TikTok.
Menariknya, dalam pelatihan ini mereka tujukan untuk penyandang disabilitas.
Sehingga, UNESA menggandeng Fira Modeling Disabilitas.
Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai perguruan tinggi unggul di bidang pelayanan disabilitas, memang baru saja mengadakan kegiatan Pelatihan Produksi Konten TikTok yang ditujukan kepada para penyandang disabilitas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh penyandang disabilitas yang tergabung dalam sekolah Fira Modeling Disabilitas.
Acara ini sebenarnya bentuk pengabdian masyarakat, Penelitian Pusat Unggulan Iptek (PUI) Disabilitas, Ilmu Keolahragaan, Seni dan Budaya UNESA.
Turut berkolaborasi dengan Direktorat Pengembangan Media atau Kece Media by Unesa sebagai pengelola pengembangan media digital di Universitas Negeri Surabaya, kegiatan ini mengajak peserta untuk percaya diri ketika berkarya di media digital.
Tujuan kegiatan ini adalah mengedukasi penyandang disabilitas tentang media digital dengan cara yang inklusif.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan, penampilan fashion show siswa-siswi Fira Modeling Disabilitas, Seminar Aktualisasi diri bersama Kezia Grace (Social Media Specialis, Content Creator) dan Zelda Maharani (Mahasiswa UNESA, Penyiar Inspigo, dan Host Break the Rules) dilanjutkan dengan Coaching Clinic produksi konten TikTok dengan aplikasi CapCut bersama Hanif Catur Febrianto (Content Creator Kece Media), dan Fadhillah Akbar (Ketua Komunitas Tuli Unesa, Content Creator Difabel).
Tidak hanya mengundang narasumber luar biasa.
Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa disabilitas UNESA untuk memberikan materi, serta mengenalkan UNESA pada peserta.
“Agenda ini merupakan upaya dari UNESA untuk mengenalkan salah satu keunggulan dari Universitas Negeri Surabaya, yaitu kampus ramah disabilitas,” ujar ketua pelaksana, Irhamna Nirbhaya Carreca, Senin 1 April 2024.
“Dengan menemui langsung teman-teman disabilitas dan mengenalkannya dengan media digital, diharapkan mampu menggali potensi-potensi baru yang akan dimiliki oleh anak-anak disabilitas di Fira Modeling Disabilitas,” lanjutnya.
Sementara itu, Founder Fira Modeling Disabilitas, Esti Yuniarti menyampaikan rasa terima kasih sebesar-besarnya, dan berharap kegiatan seperti Kelas Konten TikTok Disabilitas ini nantinya akan berkembang menjadi kolaborasi yang lebih beragam lagi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal UNESA untuk semakin dekat dengan para penyandang disabilitas dan semakin membuka ruang bagi anak-anak disabilitas untuk mengenal media digital, sehingga mampu berdaya ketika berkarya. (surabayakabarmetro.id)




