SURABAYAKABARMETRO.COM, GRESIK– Choif Suhendro, seorang pria asal Gresik ketiban apes karena uangnya dibobol.
Nilainya mencapai Rp 354 juta.
Niatannya untuk membuka usaha akhirnya kandas begitu saja.
Choif Suhendro merupakn warga Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu, Gresik.
Uang tabungannya yang ada di sebuah bank swasta mendadak raib.
Uang tersebut senilai Rp 354 juta, dan terbagi ke dalam dua rekening.
Rekening pertama senilai Rp 325 juta, dan rekening kedua mencapai Rp 29,5 juta.
Berdasarkan pengkuan Choif, peristiwa itu bermula dari aplikasi Mobile Banking miliknya yang error, pada Senin (17/7/2023).
Mengetahui aplikasi error, Choif segera melapor ke kantor bank terdekat, yaitu yang ada di Gresik Kota Baru atau GKB.
“Saat di situ, aplikasinya sudah diperbaiki dan tidak error,” terang Choif.
Bahkan, dia juga bisa melakukan tarik tunai.
Tidak hanya itu, pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB, Choif juga melakukan transfer ke rekening temannya sebesar Rp 500 ribu.
Kejanggalan mulai muncul saat Choif hendak melakukan transfer pada tengah malam.
“Saat itu sekitar jam setengah 1 malam ternyata sudah tidak bisa. Saldonya sudah tidak ada. Saya cek ke rekening saya satunya, saldonya juga sudah tidak ada,” ujar Choif.
Menanggapi hal itu, Choif segera lapor ke operator bank.
Saat dicek, ternyata ada beberapa kali transaksi ke dua rekening bank.
“Yang menerima itu rekening orang di Jawa Barat,” terang Choif.
Mengetahui rekeningnya telah dibobol, Choif segera melaporkan ke Polda Jatim.
Tak hanya ke Polda Jatim, Choif juga mendatangi cabang bank yang ada di Gresik.
“Kata banknya akan diproses. Paling cepat butuh waktu 7 hari, dan paling lambat 2 minggu,” kata Choif.
Choif mengaku merasa sedih atas peristiwa itu.
“Padahal uangnya mau dipakai buat usaha,” tuturnya.
Sayang, hingga saat ini pihak bank masih belum memberikan konfirmasi terkait hal itu.
Saat awak media berusaha mengkonfirmasi masalah ini, pihak security bank belum mengizinkan. (surabayakabarmetro.com)




