Berita Kesehatan Utama

Orang Tua Wajib Perhatikan Beberapa Tanda Penting Ini Sebelum Berikan Susu Formula ke Anak

Orang Tua Wajib Perhatikan Beberapa Tanda Penting Ini Sebelum Berikan Susu Formula ke Anak (istimewa/ surabayakabarmetro.id_

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Ada sejumlah tanda yang wajib diperhatikan para orang tua sebelum memberikan susu formula ke anak mereka.

Apa saja tanda-tanda tersebut?

Saat memilih susu formula anak, orang tua semakin terbiasa memperhatikan klaim pada label kemasan serta kandungan seperti AA dan DHA, protein, vitamin, mineral, hingga gula tambahan. 

Namun, satu hal yang belum banyak dicermati adalah dari mana sumber susu yang digunakan. Pada sejumlah produk susu formula di Indonesia, “susu bubuk” tercantum sebagai komposisi utama, sehingga asal dan perjalanan sumber susunya belum tentu mudah dipahami oleh konsumen.

Padahal, kualitas susu formula tidak hanya berkaitan dengan kandungan yang terlihat pada label, tetapi juga dimulai sejak dari sumber susunya. 

Kondisi peternakan, kesehatan dan pakan sapi, proses pemerahan dan pengangkutan, hingga bagaimana susu diolah dan dikendalikan kualitasnya menjadi bagian dari perjalanan yang perlu diperhatikan. 

Dengan memahami perjalanan tersebut, orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai susu formula yang dipilih untuk anak.

Prof DR dr Rini Sekartini, Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang–pediatri sosial, menjelaskan bahwa orang tua perlu melihat susu formula anak secara lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan klaim yang ditampilkan pada label kemasan. 

“Saat memilih susu formula anak, orang tua umumnya memperhatikan klaim pada label kemasan dan kandungan yang terdapat di dalam produk. Informasi tersebut tentu penting,” ujar Prof Rini, Senin (10/7/8/2026).

Mengapa Sumber dan Perjalanan Susu Perlu Diperhatikan?

Kualitas susu formula anak dimulai dari kualitas sumber susu yang digunakan. Kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, serta konsistensi pengelolaan di setiap tahap berperan dalam menjaga kualitas bahan baku susu.

Karena itu, ekosistem produksi yang terintegrasi menjadi penting. 

Pengelolaan yang terhubung mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standar kualitas diterapkan secara lebih konsisten di setiap tahapan. 

Sistem yang terintegrasi juga mendukung keterlacakan bahan baku sekaligus pengendalian kualitas secara konsisten, sejak dari peternakan hingga menjadi produk akhir.

Setelah diperah, susu kemudian melalui berbagai tahapan pengolahan untuk memastikan keamanan dan kualitasnya sebelum menjadi susu formula. 

Setiap tahapan membutuhkan standar produksi dan sistem pengendalian mutu yang ketat, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengujian kualitas, hingga pengemasan produk.

Salah satu bagian dalam proses tersebut adalah pemanasan, yang berperan penting dalam menjaga keamanan mikrobiologis susu. 

Di sisi lain, tahapan dan intensitas pemanasan juga perlu dikelola dengan tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen di dalam susu.

Proses pemanasan juga dapat memicu reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino. 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science  menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas pemanasan awal, sejumlah indikator reaksi Maillard dalam susu bubuk dan susu rekonstitusi cenderung meningkat. Temuan ini turut menunjukkan pentingnya pengelolaan setiap tahapan produksi secara tepat dan konsisten.

“Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten. Transparansi mengenai bahan dan proses produksi dapat membantu orang tua membuat pilihan berdasarkan informasi yang lebih utuh,” tambah Prof Rini. SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Ada sejumlah tanda yang wajib diperhatikan para orang tua sebelum memberikan susu formula ke anak mereka.

Apa saja tanda-tanda tersebut?

Saat memilih susu formula anak, orang tua semakin terbiasa memperhatikan klaim pada label kemasan serta kandungan seperti AA dan DHA, protein, vitamin, mineral, hingga gula tambahan. 

Namun, satu hal yang belum banyak dicermati adalah dari mana sumber susu yang digunakan. Pada sejumlah produk susu formula di Indonesia, “susu bubuk” tercantum sebagai komposisi utama, sehingga asal dan perjalanan sumber susunya belum tentu mudah dipahami oleh konsumen.

Padahal, kualitas susu formula tidak hanya berkaitan dengan kandungan yang terlihat pada label, tetapi juga dimulai sejak dari sumber susunya. 

Kondisi peternakan, kesehatan dan pakan sapi, proses pemerahan dan pengangkutan, hingga bagaimana susu diolah dan dikendalikan kualitasnya menjadi bagian dari perjalanan yang perlu diperhatikan. 

Dengan memahami perjalanan tersebut, orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai susu formula yang dipilih untuk anak.

Prof DR dr Rini Sekartini, Sp.A(K), dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang–pediatri sosial, menjelaskan bahwa orang tua perlu melihat susu formula anak secara lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan klaim yang ditampilkan pada label kemasan. 

“Saat memilih susu formula anak, orang tua umumnya memperhatikan klaim pada label kemasan dan kandungan yang terdapat di dalam produk. Informasi tersebut tentu penting,” ujar Prof Rini, Senin (10/7/8/2026).

Mengapa Sumber dan Perjalanan Susu Perlu Diperhatikan?

Kualitas susu formula anak dimulai dari kualitas sumber susu yang digunakan. Kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, serta konsistensi pengelolaan di setiap tahap berperan dalam menjaga kualitas bahan baku susu.

Karena itu, ekosistem produksi yang terintegrasi menjadi penting. 

Pengelolaan yang terhubung mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standar kualitas diterapkan secara lebih konsisten di setiap tahapan. 

Sistem yang terintegrasi juga mendukung keterlacakan bahan baku sekaligus pengendalian kualitas secara konsisten, sejak dari peternakan hingga menjadi produk akhir.

Setelah diperah, susu kemudian melalui berbagai tahapan pengolahan untuk memastikan keamanan dan kualitasnya sebelum menjadi susu formula. 

Setiap tahapan membutuhkan standar produksi dan sistem pengendalian mutu yang ketat, mulai dari penerimaan bahan baku, pengolahan, pengujian kualitas, hingga pengemasan produk.

Salah satu bagian dalam proses tersebut adalah pemanasan, yang berperan penting dalam menjaga keamanan mikrobiologis susu. 

Di sisi lain, tahapan dan intensitas pemanasan juga perlu dikelola dengan tepat karena dapat memengaruhi karakteristik sejumlah komponen di dalam susu.

Proses pemanasan juga dapat memicu reaksi Maillard, yaitu reaksi antara gula alami dalam susu dengan protein atau asam amino. 

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Food Science  menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas pemanasan awal, sejumlah indikator reaksi Maillard dalam susu bubuk dan susu rekonstitusi cenderung meningkat. Temuan ini turut menunjukkan pentingnya pengelolaan setiap tahapan produksi secara tepat dan konsisten.

“Proses pemanasan tetap diperlukan untuk menjaga keamanan produk. Karena itu, yang perlu diperhatikan bukan sekadar ada atau tidaknya proses pemanasan, tetapi bagaimana proses tersebut, bersama tahapan produksi lainnya, dikelola dan dikendalikan secara konsisten. Transparansi mengenai bahan dan proses produksi dapat membantu orang tua membuat pilihan berdasarkan informasi yang lebih utuh,” tambah Prof Rini. (surabayakabarmetro.id)

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi