SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Beberapa waktu terakhir, jika suasana di sekitar tempat tinggal terasa lebih ramai dari biasanya ada tenda mulai berdiri di depan rumah warga, kursi-kursi ditata sampai ke pinggir jalan, dan suara musik dari hajatan terdengar dari kejauhan itu mungkin menandakan sedang musim hjatan.
Buat yang tinggal di kos, perubahan seperti ini sebenarnya cukup terasa.
Lingkungan yang biasanya tenang mendadak jadi ramai.
Sebab banyak orang datang hingga jalan depan kos yang biasanya dilewati dengan santai juga bisa berubah jadi tempat parkir atau dipenuhi tamu yang sedang datang ke acara.
Jika lokasi hajatan cukup dekat dengan kos, suara musik pun bisa terdengar sampai kamar. Mau tidur, ngerjain tugas, atau rebahan saja pun jadi ditemani suara dari acara yang sedang berlangsung.
Kadang sebenarnya tidak masalah kalau cuma sebentar.
Tapi kalau acaranya berlangsung cukup lama, mulai terasa juga. Apalagi kalau kebetulan sedang ada tugas atau ingin istirahat.nBelum lagi kalau harus keluar masuk kos.
Jalan yang biasanya kosong bisa dipenuhi kendaraan tamu, ada yang parkir di pinggir jalan, ada juga yang berhenti sebentar untuk menurunkan penumpangnya.
Kalau sedang buru-buru kuliah atau ada keperluan lain, kondisi seperti ini lumayan bikin perjalanan jadi lebih lambat.
Tapi memang begitulah suasana kalau tinggal di lingkungan permukiman karena hajatan jugaa bukan sesuatu yang muncul setiap hari dan ktika ada warga yang mengadakan acara, orang-orang di sekitarnya mau tidak mau ikut merasakan suasananya.
Bagi mahasiswa yang tinggal di kos, hal-hal kecil seperti ini mungkin awalnya terasa mengganggu. Namun setelah beberapa kali mengalaminya, biasanya jadi tau sendiri kalau tenda mulai dipasang berarti beberapa hari ke depan tempat tersebut bakal lebih ramai.
Musim hajatan juga membuat suasana sekitar kos jadi sedikit berbeda, tetangga yang biasanya hanya berpapasan di jalan bisa terlihat lebih sering karena ikut membantu acara. Orang-orang berdatangan dari berbagai tempat, sementara jalan kampung yang biasanya biasa saja mendadak menjadi lebih sibuk.
Buat anak kos yang sehari-hari lebih banyak menghabiskan waktu di kamar, suasana seperti ini mau tidak mau ikut terdengar dan terlihat.
Bahkan tanpa datang ke acaranya, kita sudah tahu ada hajatan dari suara musik, banyaknya kendaraan, atau tenda yang tiba-tiba muncul di depan rumah warga.
Tinggal di kos memang berarti harus ikut menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Tidak setiap hari suasananya akan sama seperti biasanya terkadang ada waktunya tenang, ada juga waktunya harus sedikit bersabar karena tetangga sedang punya acara.
Jadi kalau beberapa hari ini kos terasa lebih berisik, jalan depan rumah lebih ramai, atau kendaraan mulai memenuhi pinggir jalan, jangan heran bisa jadi memang sedang musim hajatan. (surabayakabarmetro.id)
Penulis: Nova Yulia




