SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Pernah melihat anak muda memakai kaus band, celana longgar, sneakers, atau pakaian bergaya vintage lalu disebut “anak skena” atau “kalcer”?
Istilah skena dan kalcer sekarang sering terdengar di kalangan anak muda, sebutan ini kerap dikaitkan dengan gaya berpakaian, musik, tempat nongkrong hingga komunitas.
Istilah outfit skena cenderung lebih dekat dengan gaya pengaruh musik, dan komunitas tertentu.
Sementara outfit kalcer penggunaannya lebih luas lagi.
Tepatnya, sering dikaitkan dengan gaya vintage dan tampilan unik atau berbeda dari trend fashion biasanya.
Di Surabaya gaya seperti ini mudah sekali ditemui dalam kegiatan musik, fashion, hingga tempat berkumpul menjadi bagian yang saling berkaitan.
Satu di antara tempat berkumpulnya anak skena di Surabaya adalah Alun-alun Surabaya, Jalan Tunjungan, maupun di sejumlah mall.
Perkembangan media sosial membuat tren itu semakin mudah menyebar.
Gaya baju yang dulu hanya ada di kalangan tertentu sekarang muncul di TikTok dan Instagram, lalu ditiru dan dikembangkan oleh banyak orang lain.
Namun, skena sebenarnya tidak hanya tentang outfit saja, di balik gaya berpakaian itu ada musik, komunitas, acara kreatif, dan tempat berkumpul yang mengajak remaja dengan minat yang sama untuk bertemu.
Di Surabaya, berbagai aktivitas seperti musik, seni, fashion, dan komunitas menjadi tempat bagi mereka untuk mengekspresikan diri mereka.
istilah “skena” dan “kalcer” mungkin akan terus berubah mengikuti tren.
Yang menarik bukan hanya bagaimana anak muda berpakaian, tetapi bagaimana fashion, musik, media sosial, dan komunitas kemudian saling bertemu dan membentuk gaya anak muda Surabaya saat ini. (surabayakabarmetro.id)
Penulis: Nova Yulia W




