Berita Creative Uncategorized Utama

Ramai Dibicarakan di Media Sosial, Apa yang Membuat Drakor A Love Other Than Yours Menarik?

Ramai Dibicarakan di Media Sosial, Apa yang Membuat Drakor A Love Other Than Yours Menarik? (istimewa)

Foto: Prime Video

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Drama Korea (drakor) kerap menjadi hiburan untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Namun, A Love Other Than Yours justru menghadirkan pengalaman menonton yang berbeda. Alih-alih menyuguhkan kisah romantis yang manis, drama ini mengajak penonton ikut merasakan rumitnya hubungan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun.

Drama ini menceritakan Namgung Ho dan Lee Mi-do, pasangan yang telah bersama selama satu dekade.

Saling mengenal sejak kecil, keduanya melewati banyak fase kehidupan bersama. Hubungan yang panjang itu semestinya menjadi bekal untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Kenyataannya, mereka justru dihadapkan pada pilihan sulit: menikah atau berpisah.

A Love Other Than Yours tayang perdana pada 12 September 2026 melalui KBS dan Prime Video. Drama yang direncanakan memiliki 14 episode ini masih berlangsung, dengan episode baru dijadwalkan tayang setiap Sabtu dan Minggu.

Bukan Sekadar Menikah atau Berpisah

Salah satu hal yang membuat drama ini menarik adalah pertanyaan besar di balik hubungan Namgung Ho dan Lee Mi-do. Setelah sepuluh tahun bersama, apakah mereka benar-benar ingin menikah karena cinta, atau justru karena menikah terasa seperti langkah paling mudah setelah menjalani hubungan begitu lama?
Hubungan yang panjang tidak selalu menjamin seseorang mengenal perasaannya sendiri. Ada kalanya seseorang bertahan bukan hanya karena cinta, tetapi juga karena sudah terbiasa menjalani hidup bersama, memiliki banyak kenangan, dan sulit membayangkan hari-hari tanpa pasangan.

Berpisah pun tidak sesederhana mengakhiri hubungan. Sepuluh tahun bukan waktu yang sebentar untuk membangun kebiasaan, kedekatan emosional, dan rencana masa depan. Ketika hubungan mulai goyah, keputusan untuk pergi bisa terasa sama beratnya dengan keputusan untuk tetap tinggal.

Sudah Sepuluh Tahun Bersama, tetapi Masih Mencari Spark

Bayangkan sudah menghabiskan sepuluh tahun bersama seseorang, mengenalnya sejak kecil, dan membangun banyak kenangan dengannya. Namun, ketika hubungan mulai terasa berbeda, justru mencari spark atau getaran perasaan itu di luar hubungan mereka. Situasi inilah yang membuat konflik Namgung Ho dan Lee Mi-do terasa rumit sekaligus mengundang perdebatan.

Lee Mi-do tidak sekadar menghadapi kebingungan tentang apakah dirinya masih mencintai Namgung Ho. Ada perasaan yang perlahan berubah, sementara kehidupan yang telah mereka bangun bersama membuat keputusan untuk berpisah terasa semakin berat. Ketertarikan kepada orang lain pun tidak serta-merta menghapus sejarah panjang hubungan mereka.

Persoalannya bukan hanya tentang siapa yang salah atau siapa yang lebih dahulu kehilangan perasaan. Drama ini justru memperlihatkan bahwa seseorang bisa tetap menyayangi pasangannya, tetapi mulai meragukan apakah hubungan tersebut masih memberinya kebahagiaan yang dibutuhkan.

Hilangnya spark juga menjadi persoalan tersendiri. Apakah rasa cinta memang harus selalu disertai debaran seperti ketika pertama kali jatuh cinta? Ataukah hubungan yang bertahan lama membutuhkan bentuk kedekatan yang berbeda? Pertanyaan tersebut menjadi semakin sulit dijawab ketika salah satu pihak masih merasa nyaman, sedangkan pihak lainnya mulai kehilangan keyakinan.

Ketika Menjadi Pelindung Justru Membuat Lelah

Konflik Lee Mi-do terasa semakin kompleks ketika melihat posisinya dalam kehidupan Namgung Ho. Sejak kecil, Mi-do menjadi sosok pahlawan bagi Namgung Ho, terutama ketika ia tidak mendapatkan perlindungan dan dukungan yang diharapkan dari ibunya sendiri. Mi-do bukan hanya pasangan, tetapi juga seseorang yang selama ini berusaha melindungi dan menguatkannya.

Peran tersebut perlahan menjadi beban tersendiri. Mi-do harus menghadapi kelelahan karena terus melindungi Namgung Ho, termasuk ketika berhadapan dengan persoalan yang melibatkan ibunya. Di tengah perannya sebagai orang yang selalu berusaha menguatkan pasangan, Mi-do juga memiliki persoalan dan luka yang harus dihadapi sendiri.

Mi-do bahkan tidak ingin terlihat lemah di hadapan Namgung Ho. Ia menyimpan keraguan dan kelelahan yang dialaminya, sementara Namgung Ho tidak sepenuhnya menyadari apa yang sedang terjadi pada dirinya. Kondisi ini membuat hubungan mereka tidak hanya bermasalah karena komunikasi, tetapi juga karena ada beban emosional yang tidak terlihat oleh pasangan sendiri.

Di usia ketika mereka merasa seharusnya sudah mencapai banyak hal, Mi-do juga bergulat dengan perasaan bahwa dirinya belum menjadi apa-apa. Namgung Ho memang terus meyakinkannya bahwa suatu hari Mi-do akan berhasil. Namun, dukungan tersebut belum tentu langsung menghapus tekanan yang dirasakan Mi-do saat ini.

Di sinilah konflik mereka menjadi lebih menyakitkan. Mi-do seolah telah memberikan banyak bagian dari hidupnya untuk Namgung Ho, tetapi justru kesulitan mengungkapkan bahwa dirinya sendiri sedang tidak baik-baik saja. Ketika kesehatan mentalnya terganggu dan ia mengalami depresi, Namgung Ho tidak benar-benar menyadari beratnya kondisi yang sedang dihadapi pasangannya.

Situasi ini mengajak penonton melihat sisi lain dari hubungan jangka panjang, bahwa seseorang bisa begitu sibuk menjadi tempat bersandar bagi orang lain sampai lupa bahwa dirinya juga membutuhkan dukungan.

Lebih Realistis daripada Kisah Romansa bak Negeri Dongeng

Berbeda dengan drama romantis yang kerap menampilkan cinta sebagai jawaban atas segala persoalan, A Love Other Than Yours memperlihatkan bahwa cinta saja tidak selalu cukup untuk membuat hubungan berjalan baik. Ada persoalan kesehatan mental, tekanan karier, hubungan keluarga, ketimpangan emosional, dan kebutuhan pribadi yang tidak selalu sejalan dengan keinginan pasangan.

Kerumitan tersebut membuat pengalaman menontonnya terasa melelahkan. Penonton yang awalnya mencari hiburan justru diajak memikirkan persoalan yang dekat dengan
kehidupan sehari-hari. Rasanya seperti ikut memikul beban Namgung Ho dan Lee Mi-do, bukan sekadar menyaksikan dua tokoh yang sedang jatuh cinta.

Karakter Mi-do pun memicu perdebatan. Sebagian penonton mungkin melihatnya sebagai sosok yang membingungkan karena tidak kunjung menentukan pilihan. Namun, keraguannya bisa dipahami dari sisi lain, ia harus mempertimbangkan perasaannya terhadap Namgung Ho, kelelahan yang selama ini dipendam, masa depan karier, serta kondisi mentalnya sendiri.

Pada saat yang sama, Namgung Ho juga tidak bisa dilihat hanya sebagai pasangan yang tidak peka. Ia memiliki pengalaman masa kecil dan persoalan pribadi yang membentuk dirinya. Hubungan mereka menjadi kompleks karena keduanya membawa kebutuhan dan luka masing-masing, tetapi tidak selalu mampu memahami apa yang sedang dialami pasangannya.

Inilah yang membuat drama tersebut tidak mudah dibagi menjadi persoalan siapa yang benar dan siapa yang salah. Penonton dapat memahami alasan Mi-do merasa lelah, tetapi juga melihat mengapa hubungan selama sepuluh tahun sulit ditinggalkan. Perbedaan penilaian itulah yang membuat kisah mereka mengundang diskusi.

A Love Other Than Yours tidak hanya mempertanyakan apakah Namgung Ho dan Lee Mi-do akan menikah atau berpisah. Drama ini juga mengajak penonton memikirkan apakah seseorang bertahan karena masih mencintai pasangannya, karena sudah terbiasa, atau karena merasa terlalu banyak hal yang akan hilang jika hubungan itu berakhir.

Itulah alasan kisah mereka terasa begitu dekat dengan penonton. Kehidupan nyata tidak selalu memberikan akhir yang manis seperti kisah cinta dalam dongeng. Terkadang, dua orang bisa saling menyayangi selama bertahun-tahun, tetapi tetap kesulitan menentukan apakah mereka masih ingin melanjutkan hidup bersama.

Sebab, pertanyaan paling sulit dalam hubungan yang panjang bukan selalu tentang seberapa besar cinta yang pernah dimiliki, melainkan apakah keduanya masih mampu tumbuh bersama tanpa kehilangan diri sendiri. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Anisah RA

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi