Berita Jawa Timur Pendidikan Surabaya Utama

Mengenal Sosok dan Profil Pandya Bhagaskara, Wisudawan Terbaik Fakultas Kedokteran UNAIR, IPK Nyaris Sempurna

Mengenal Sosok dan Profil Pandya Bhagaskara, Wisudawan Terbaik Fakultas Kedokteran UNAIR, IPK Nyaris Sempurna (istimewa/ surabayakabarmetro.id)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Inilah sosok Pandya Bhagaskara.

Pandya Bhagaskara merupaakn wisudawan terbaik Fakultas Kedokteran UNAIR.

Dia lulus dengan IPK nyaris sempurna, yaitu 3,90.

Perlu diketahui, capaian prestasi akademik bukan sekadar angka bagi Pandya Bhagaskara. 

Di balik Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 yang diraihnya, tersimpan disiplin panjang, manajemen waktu yang ketat, serta komitmen yang tidak goyah. Hasilnya, ia dinobatkan sebagai wisudawan terbaik jenjang S1 Fakultas Kedokteran dalam Wisuda ke-261 Universitas Airlangga (UNAIR).

Mahasiswa yang akrab disapa Bhagas itu menuntaskan studinya hanya dalam tujuh semester.

Sebuah capaian yang tidak hanya menuntut kecerdasan akademik, tetapi juga konsistensi dan daya tahan dalam menghadapi ritme pendidikan kedokteran yang dikenal padat.

“Saya tidak menyangka bisa meraih predikat ini. Tapi saya selalu berusaha menjaga hasil akademik tetap optimal,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

Perjalanan Bhagas tidak berjalan instan. Sejak awal perkuliahan, ia membangun pola belajar yang terstruktur. Setiap semester dirancang dengan perencanaan matang, mulai dari target nilai, pembagian waktu, hingga strategi menghadapi ujian. Ia juga aktif mencari referensi tambahan di luar materi kuliah sebagai bentuk penguatan pemahaman.

Pendekatan tersebut terbukti efektif. Dalam dunia pendidikan kedokteran yang menuntut ketelitian dan kedalaman analisis, Bhagas memilih tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga memahami substansi ilmu yang dipelajari.

Baginya, kunci utama bukan sekadar belajar keras, tetapi belajar dengan konsisten. Ia meyakini, konsistensi hanya bisa tumbuh jika seseorang memiliki ketertarikan yang kuat terhadap bidang yang ditekuni.

Tantangan terberat datang di semester akhir. Dalam waktu bersamaan, ia harus menyelesaikan skripsi, menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta mempersiapkan uji kompetensi medis. Situasi ini kerap menjadi titik krusial bagi mahasiswa kedokteran, karena beban akademik dan tekanan mental meningkat secara bersamaan.

Namun, Bhagas memilih untuk tetap menjaga ritme. Ia membagi waktu secara disiplin, memastikan setiap tanggung jawab terselesaikan tanpa mengorbankan kualitas. Di sinilah mentalitasnya teruji.

Selain unggul secara akademik, Bhagas juga mencatatkan sejumlah prestasi lain. Ia pernah meraih Peringkat 1 Subprogram 2 FKF Angkatan 2022, Peringkat 2 Subprogram 3 FKF, serta menjadi finalis Olimpiade Medsmotion 2025. Capaian ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga aktif dalam kompetisi ilmiah.

Di balik semua pencapaian tersebut, Bhagas menegaskan pentingnya dukungan keluarga. Menurutnya, peran orang terdekat menjadi fondasi yang menjaga semangat tetap stabil di tengah tekanan akademik.

Fenomena mahasiswa berprestasi seperti Bhagas sejalan dengan tren peningkatan kualitas lulusan di perguruan tinggi negeri. Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi beberapa tahun terakhir menunjukkan semakin banyak mahasiswa yang mampu lulus lebih cepat dengan capaian akademik tinggi, didorong oleh sistem pembelajaran yang adaptif dan akses sumber belajar yang luas.

Sebagai penutup, Bhagas membagikan pesan sederhana namun relevan. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga memperkaya pengalaman dan membangun relasi selama masa studi.

“Jangan menunda skripsi, dan manfaatkan waktu kuliah untuk berkembang,” pesannya.

Kisah Bhagas menjadi pengingat bahwa prestasi tidak lahir dari keberuntungan semata. Ia tumbuh dari disiplin yang dijaga setiap hari, bahkan ketika tidak ada yang melihat. (surabayakabarmetro.id)

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi