Berita Creative IDEAS Pendidikan Uncategorized Utama

Tugas Kuliah Menumpuk? Mungkin Sudah Waktunya Jadi Portofolio

Tugas Kuliah Menumpuk? Mungkin Sudah Waktunya Jadi Portofolio (istimewa/ unsplash)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Pernah ngar bekerja tugas kuliah sampai begadang, tapi setelah dikumpulkan malah tidak pernah buka lagi?

Makalah hanya disimpan di folder laptop, desain masih tertinggal di galeri, dan hasil proyek kelompok perlahan dilupakan.

Padahal tugas-tugas itu mungkin memiliki kemampuan yang bisa berguna ketika mahasiswa mulai mencari pengalaman magang atau pekerjaan.

Beberapa karya itu sebenarnya bisa digunakan untuk keperluan lain, salah satunya sebagai portofolio.

Portofolio adalah kumpulan karya yang bisa menunjukkan kemampuan, pengalaman, dan bagaimana seseorang belajar. Bagi mahasiswa, portofolio tidak selalu wajib berisi hasil pekerjaan yang sudah profesional.

Tugas yang dilakukan selama kuliah juga bisa termasuk dalam itu, asalkan karya tersebut dipilih dan disusun dengan tepat.

Misalnya, mahasiswa yang dulu menulis artikel untuk tugas kuliah bisa menyimpan tulisannya sebagai contoh kemampuan menulisnya. Hasil penelitian sederhana, tugas mengedit, desain poster, video singkat, hingga proyek kelompok juga bisa digunakan untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.

Portofolio tidak harus dibuat dengan cara yang terlalu rumit. Mahasiswa dapat mulai dengan memilih tiga hingga lima karya yang terbaik, lalu menyimpannya di dalam satu folder yang khusus.

Setiap karya bisa ditambahkan dengan judul, penjelasan singkat, lama waktu yang dipakai, serta informasi tentang kemampuan yang digunakan.

Agar karyanya terlihat lebih menarik, bisa disusun dalam bentuk dokumen digital, presentasi, atau halaman portofolio yang sederhana. Tautan ke tulisan yang sudah dipublikasikan atau video dari proyek juga bisa ditambahkan asalkan karya tersebut layak dibagikan.

Portofolio tidak berarti menggantikan fungsi IPK, sertifikat, organisasi, atau pengalaman magang. Semua hal tersebut memiliki fungsi masing-masing. IPK bisa menunjukkan seberapa baik seseorang belajar di sekolah, sertifikat menunjukkan bahwa seseorang pernah ikut dalam kegiatan tertentu, sedangkan portofolio menampilkan contoh hasil pekerjaan yang pernah dibuat.

Kumpulan karya atau tugas tersebut bisa dikembangkan sesuai dengan pengalaman serta kemampuan yang terus bertambah. Tugas kuliah tidak hanya selesai setelah dikumpulkan kepada dosen.

Beberapa dari mereka bisa jadi catatan perjalanan belajar dan juga bukti bahwa mahasiswa pernah mencoba, mengerjakan, dan berhasil membuat sesuatu.

Sebelum menghapus atau membiarkan tugas lama menumpuk di laptop, mungkin baiknya kita cek lagi. Mungkin saja, dari sekumpulan file tersebut ada beberapa karya yang bisa jadi bagian penting dalam portofolio. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Nova Yulia

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi