Berita Humaniora Surabaya Utama

Mengenal HOS Tjokroaminoto, Guru Bangsa dari Rumah Pergerakan Peneleh Surabaya

Mengenal HOS Tjokroaminoto, Guru Bangsa dari Rumah Pergerakan Peneleh Surabaya (istimewa)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Surabaya dikenal sebagai satu di antara kota yang menyimpan banyak jejak perjalanan sejarah Indonesia.

Berbagai tempat di Surabaya menjadi saksi muncul dan berkembangnya tokoh-tokoh yang memiliki peran besar dalam perjuangan bangsa.

Satu di antara tokoh yang memiliki keterlibatan dengan sejarah Surabaya adalah Raden Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto.

Salah satu semboyan pemikirannya adalah “Setinggi-tinggi ilmu, semurni-murni tauhid, kepintaran-kepintaran siasat.”
HOS Tjokroaminoto lahir di Madiun, pada 16 Agustus 1882. Ia meninggal dunia di Yogyakarta pada 17 Desember 1934.

Atas jasanya dalam sejarah perjuangan bangsa, ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia pada tahun 1961.

Sebagai pemimpin Sarekat Islam (SI), ia dikenal sebagai sosok yang memiliki pengaruh terhadap perkembangan pergerakan nasional pada awal abad ke-20.

Bahkan pemerintah belanda menjulukinya sebagai “Raja Jawa Tanpa Mahkota” atau biasanya disebut De Ongekroonde Van Java.

Kediaman H.O.S. Tjokroaminoto di peneleh memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Indonesia. Tidak hanya sekadar rumah sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat diskusi politik.

Pada masa itu, rumah H.O.S. Tjokroaminoto menjadi tempat tinggal sejumlah pemuda yang kemudian dikenal sebagai tokoh penting dalam sejarah bangsa.

Mereka antara lain Soekarno, Musso, Sekarmadji,Semaoen, dan Maridjan Kartosoewirjo.

Keberadaan sejumlah tokoh dengan latar pemikiran yang berbeda di satu tempat menunjukkan betapa pentingnya rumah peneleh sebagai salah satu tempat bertumbuhnya pemikiran politik pada masa pergerakan nasional.

Kini, rumah bersejarah tersebut dimanfaatkan sebagai museum rumah HOS Tjokroaminoto oleh pemerintah kota Surabaya. Pengunjung dapat melihat berbagai bagian rumah yang berkaitan dengan tokoh sejarah tersebut. Termasuk kamar yang pernah ditempati oleh Soekarno ketika masih muda.

Museum ini dapat dijadikan tempat wisata edukatif bersejarah yang bisa dijadikan pilihan sekaligus untuk mengenal lebih dekat kehidupan salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia HOS Tjokroaminoto.

Museum ini berlokasi di Jalan Peneleh Gang VII No.29-31, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Jejak H.O.S. Tjokroaminoto di peneleh menjadi pengingat bahwa sejarah Surabaya tidak hanya berkaitan dengan pertempuran, tetapi juga dengan proses lahirnya gagasan dan kader-kader pergerakan nasional. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Anisah RA

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi