Berita Jawa Timur Surabaya Utama

Jika Jalan Mendadak Dialihkan, Bagaimana Mobilitas Warga Surabaya?

Jika Jalan Mendadak Dialihkan, Bagaimana Mobilitas Warga Surabaya? (pexels)

SURABAYAKABARMETRO.ID, SURABAYA – Pernah sudah berangkat dengan rute yang biasa dilewati, tetapi ternyata jalan di depan ditutup? Mau tidak mau, pengendara harus mencari jalan lain atau mengikuti arahan petugas. Perjalanan yang awalnya diperkirakan sebentar pun bisa berubah karena kondisi di jalan.

Situasi seperti ini terjadi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, pada Senin (12/10/2026).

Setelah upacara Hari Jadi ke-81 Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi selesai, arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali dialihkan karena adanya aksi demonstrasi di depan gedung.

Massa yang sebelumnya berada di depan Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan berpindah ke kawasan Grahadi dan jalan Gubernur Suryo pun sempat ditutup total. Kendaraan yang berada di sekitar lokasi diarahkan menuju kawasan Joko Dolog, Taman Apsari, dan Simpang Dukuh.

Kejadian ini memperlihatkan bahwa kondisi jalan bisa berubah karena berbagai hal, bukan hanya karena macet atau padatnya kendaraan. Kegiatan besar dan aksi demonstrasi juga bisa membuat pengendara harus mengubah rute, bahkan ketika mereka sudah berada di tengah perjalanan.

Perubahan jalan seperti ini mungkin hanya berarti harus memutar sedikit lebih jauh.

Namun, bagi mereka yang sedang mengejar waktu untuk bekerja, kuliah, atau menghadiri janji penting, pengalihan jalan bisa menjadi kendala tersendiri apalagi jika informasi penutupan baru diketahui setelah tiba di dekat lokasi.

Karena itu, informasi lalu lintas menjadi hal yang cukup penting pengendara perlu mengetahui ruas jalan yang ditutup, jalur alternatif yang bisa dilewati, dan kapan jalan diperkirakan kembali dibuka. Informasi tersebut setidaknya bisa membantu mereka menentukan rute sebelum terlanjur masuk ke kawasan yang terdampak.

Di sisi lain, pengalihan arus juga dilakukan untuk mengatur kendaraan dan menjaga keamanan ketika suatu kawasan digunakan untuk kegiatan tertentu pengendara pun perlu mengikuti arahan petugas, meskipun harus sedikit mengubah rencana perjalanan.

Memaksakan diri melewati jalan yang sudah ditutup justru bisa menambah kepadatan dan menyulitkan pengaturan lalu lintas.

Untuk mengantisipasi situasi serupa, pengendara bisa memeriksa informasi lalu lintas sebelum berangkat, terutama jika harus melewati kawasan yang sering menjadi lokasi kegiatan publik. Informasi dari kepolisian, Dinas Perhubungan, atau media berita lokal juga bisa menjadi acuan untuk mengetahui kondisi terbaru.

Perjalanan di kota memang tidak selalu berjalan sesuai rencana ada kalanya jalan yang biasa dilewati harus ditutup sementara karena kegiatan tertentu.

Bagi warga Surabaya, membiasakan diri memeriksa kondisi lalu lintas sebelum berangkat bisa membantu mengurangi risiko terlambat dan membuat perjalanan lebih terencana. Karenaketika kondisi jalan berubah mendadak, mengetahui informasi lebih awal bisa membuat perbedaan dan etidaknya, pengendara punya waktu untuk memilih jalur lain sebelum terjebak di tengah kepadatan. (surabayakabarmetro.id)

Penulis: Nova Yulia

Bagus

About Author

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Utama

Toko Karpet di Gemblongan Surabaya Terbakar, Kepanikan Sejumlah Orang Ikut Terekam

SURABAYA – Sebanyak dua toko karpet yang ada di Jalan Gemblongan, Surabaya terbakar, Minggu (16/10/2022) sore kemarin. Saat kejadian, kobaran
Berita Utama

Tim Antasena dan Sapuangin ITS Capai Prestasi Bergengsi di Kancah Internasional, Berjaya di Shell Eco-Marathon 2022

SURABAYA – Satu lagi prestasi yang berhasil ditorehkan oleh para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka berhasil meraih prestasi